Berita dan Gosip Selebritis

Rabu, 19 September 2012

Inilah Cara Membedakan Lady Boy dan Perempuan Sungguhan

Lady Boy atau Kathoey di Thailand

Versi Hessel Steven Wong, artis Indonesia yang berkiprah di Thailand.

Tidak bisa dipungkiri, jika Thailand, khususnya Bangkok menjadi surga bagi para kaum gay dan transgender. Kaum mereka dapat berdampingan dengan masyarakat normal tanpa harus khawatir dikucilkan maupun mendapatkan protes dari organisasi kemasyarakatan. Pemerintahnya pun sepertinya melindungi hak-hak mereka.

Selain itu, banyak tempat hiburan yang berdiri bebas memanjakan kaum gay dan transgender. Sosok transgender di Thailand memiliki sebutan yang khas yakni Lady Boy.

Lady boy merupakan sebutan bagi laki-laki yang sudah mengganti kelamin mereka menyerupai perempuan. Baik dari buah dada, maupun organ intimnya. Namun tentu saja hal tersebut tidak menjadikan mereka perempuan sesungguhnya karena tidak memiliki rahim tempat bersemayamnya jabang bayi.

Secara kasat mata, lady boy nyaris menyerupai sosok perempuan. Para lady boy, memiliki kulit putih mulus, hidung mancung, buah dada yang memikat serta hal-hal lain yang memang kebanyakan dimiliki kaum hawa.

Tidak semua wisatawan yang berkunjung ke Bangkok, Thailand, merasa nyaman dengan keberadaanlady boy. Namun ada pula yang memang menganggap kehadiran para lady boy adalah hal yang biasa, seperti mereka menganggap lelaki atau perempuan pada umumnya, sehingga mereka pun tidak sungkan berinteraksi dengan perempuan 'jadi-jadian' tersebut. Bahkan para lady boy sering dianggap ikon baru Bangkok khususnya dan Thailand umumnya. Jika belum berinteraksi dengan para lady boy, belum dianggap mengunjungi negeri Gajah Putih tersebut.

Bagi Anda yang merasa tidak ingin berinteraksi dengan para lady boy, mungkin ada baiknya menyimak penjelasan dan tips yang diberikan Hessel Steven Wong, artis Indonesia yang kini berkiprah di Bangkok.

Menurut Hessel Steven Wong, ada beberapa perbedaan mendasar yang dapat dilihat kasat mata untuk membedakan, lady boy dan perempuan sungguhan. Hessel sendiri sudah enam bulan terakhir tinggal di Bangkok dan banyak belajar melihat ciri-ciri khas para lady boy.

"Lady boy itu ada dimana-mana. Di tempat penjualan kosmetik, di mal dan di tempat-tempat public transportation. Kalau tempat kumpul mereka aku belum begitu banyak mengetahui," ujar Hessel membuka pembicaraan.

Menurut Hessel, para Lady Boy biasanya bergabung di klub disko umum dengan pengunjung lainnya. Salah satu yang paling tampak adalah, mereka sangat agresif untuk mendekati sasarannya.

"Jadi hati-hati buat para lelaki yang suka ke klub jika ke Bangkok. Mereka pasti akan mengincar target lelaki yang sedang mabuk dan mereka tergolong agresif. Kalau sedang mabuk kadang enggak sadar yang mendekati kita lady boy atau perempuan sungguhan, sebab lady boy sudah operasi kelamin," terang Hessel panjang lebar.

"Jadi sebelum niat mabuk, pastikan dulu di klub itu ada lady boy atau tidak biar enggak menyesal," ujar Hessel sambil tertawa.

Dalam kondisi normal, menurut Hessel, sangat mudah untuk mengenali lady boy, yakni dari wajah.

"Kalau wajah memang enggak bisa dibohongi. Meski sudah operasi dan hasilnya halus seperti perempuan, tetap saja ada bagian-bagian yang jika dilihat dengan serius akan menunjukkan dia lady boy atau bukan," terangnya.

"Tekstur wajah masih tampak kasar. Jadi wajah lelakinya masih kelihatan. Nah, kalau melihat wajah masih ragu, lebih baik enggak usah dilanjutkan perkenalannya," beber Hessel.

Hessel juga memberikan tips agar para lelaki yang tidak ingin bergaul dengan lady boy, mengajak bicara sosok yang mencurigakan sebagai lady boy saat berkenalan.

"Meski ada teknologi untuk mengubah suara, namun itu sangat mahal dan jarang para lady boymelakukannya. Jadi meski suaranya dibuat seperti perempuan, jika diajak bicara terus, akan ketahuan suara aslinya," tutur Hessel.

Hessel sendiri selama tinggal di Bangkok mengaku belum pernah mengalami kejadian yang membuatnya berkenalan dengan lady boy. Sebab, ia berusaha untuk selalu menjaga dirinya dengan tidak melakukan aktivitas malam, seperti clubbing.

"Lebih baik nge-gym biar badan sehat dan lebih terbentuk," pungkasnya.
mjm sumber: http://woman-story.lintas.me/go/diaryonline.web.id

Adrian Marnoto 19 Sep, 2012


-
Source: http://www.menjelma.com/2012/09/inilah-cara-membedakan-lady-boy-dan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar